Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi, dan Hadits Nabawi

Caratotal.com_Sebelum membedakan antara Al-Quran, hadits qudsi, dan hadits nabawi, ada baiknya kita ketahui terlebih dhaulu pengertian ketiga istilah tersebut.

  1. Al_Quran adalah waktu Allah atau kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw, dengan perantara Malaikat Jibril, menjadi mukjizat atas kenabiannya, tertulis dalam bahasa Arab, yang sampai kepada kita dengan jalan mutawatir, dan membacanya merupakan ibadah.
  2. Hadits qudsi menurut ath-Thibi adalah sesuatu yang dikehendaki Allah untuk disampaikan kepada Nabi Muhamad saw, melalui ilham atau mimpi. Kemudian, Nabi menyampaikan kepada ummatnya menurut susunan bahasanya sendiri dengan menyandarkannya kepada Allah swt, Hadits qudsi sering disebut juga hadits Rabbani atau hadits Ilahi
  3. Hadits nabawi adalah perkataan-perkataan, perbuatan-perbuatan, atau keadaaan Nabi Muhammad saw.

Atas dasar pengertian di atas, dapat kita ketahui perbedaan antara Al-Quran, hadits qudsi dan hadits nabawi dari segi bahasa dan makna, periwayatan, kemukjizatan, dan nilai membacanya.

      1. Perbedaan dari segi bahasa dan maknanya adalah sebagai berikut.
          a. Al-Quran diturunkan dengan bahasa dan maknanya langsung dari Allah swt.
          b. Hadits qudsi adalah hadits yang maknanya dari Allah swt, sedangkan bahasa nya dari Nabi                  Swt
          c. Hadits nabawi adalah bahasa dan maknanya dari Nabi saw.
      2. Perbedaan dari segi periwayatan adalah sebagai berikut.
          a. Alquran tidak boleh diriwayatkan dengan maknanya saja sebab dapat mengurangi                                kemukjizatannya.
          b. Hadits qudsi dan nabawi boleh diriwayatkan dengan maksudnya saja. Yang terpenting                          dalam  hadits adalah penyampaian maksudnya.
      3. Perbedaan dari segi kemukjizatannya adalah sebagai berikut.
          a. Alquran, baik lafal maupun maknanya merupakan mukjizat.
          b. Hadits qudsi dan hadits nabawi bukan merupakan mukjizat.
      4. Perbedaan dari segi nilai membacanya yaitu sebagai berikut.
          a. Alquran diperintahkan untuk dibaca, baik pada waktu shalat (Surat al-fatiha) maupun diluar                shalat sebagai ibadah, baik orang yang membacanya itu mengerti maksudnya maupun tidak. 
          b. Hadits qudsi dan hadits nabawi dilarang dibaca ketika shalat dan membacanya tidak                             bernilai ibadah. Yang terpenting dalam hadits adalah untuk dipahami, dihayati,                                     dan kemudian diamalkan.

Demikian perbedaan antara Al-quran, hadits qudsi dan hadits nabawi, semoga bermanfaat dan teman-teman kini bisa membedakan ketiganya tersebut.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi, dan Hadits Nabawi "

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan santun dan sesuai tata krama kebijakan Google