Wahyu Pertama dan Terakhir Diturunkan Kepada Nabi Muhammad Saw

Caratotal.com_Selain mengkaji proses turunnya wahyu (Al-Quran), para ulama ahli tafsir juga membahas wahyu (ayat) yang pertama dan terakhir diturunkan. Termasuk juga, surah pertama dan terakhir yang diturunkan.

1. Ayat dan Surah yang Pertama Diturunkan

Al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad saw secara berangsur-angsur, tidak sekaligus. Al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad saw selama kurang lebih 22 tahun, 2 bulan, 22 hari. Al-Quran terdiri atas 6.236 ayat, 114 surah, dan 30 juz, sebagaimana terhimpun dalam mushaf (Mushaf Usmani) yang menjadi acuan atau pegangan umat Islam sampai sekarang.
Ayat yang pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad saw adalah ayat 1-5 dari surat Al-Alaq. Lima ayat itu turun kepada Nabi Muhammad saw ketika sedang menyendiri (Berkhalwat) di Gua Hira. Tepatnya, pada malam jumat, tanggal 17 Ramadan, tahun ke-40 dari kelahiran beliau yang bertepatan dengan 6 agustus 610 Masehi. Malam turunnya Al-Quran untuk pertama kali merupakan malam yang penuh berkah (Lailatul Mubarak) dan sebagai malam kemuliaan (Lailatul Qadar). Peristiwa turunnya Al-Quran itu sering disebut Nuzulul Quran. Dengan diterimanya wahyu tersebut, beliau dinobatkan menjadi rasul Allah. Beliau diutus Allah swt sebagai rahmat bagi semesta alam (Rahmatan Lil Alamin).

Ayat yang pertama kali turun diproklamasikan untuk membaca alam dan manusia. Disinilah uegensi membaca, mendalami, menelaah, dan meneliti serta mengetahui ciri-ciri alam ciptaan Allah swt. Sehingga disebut pertama kali. Tujuannya adalah untuk mengetahui dan mengakui kebesaran Allah swt. Dengan menyebut nama Allah (Iqra’bismi rabbik). Perintah membaca merupakan perintah paling berharaga bagi umat manusia. Membaca merupakan  jalan yang mengantarkan manusia untuk mencapai derajat kemanusiaannya yang sempurna. Jadi bukanlah yang berlebihan apabila dikatakan bahwa, “Membaca adalah syarat utama untuk membangun peradaban”. 

Surah Al-Quran yang pertama diturunkan secara lengkap secara lengkap adalah Surah Al-Fatihah, Syeik Muhammad Abduh menerangkan bahwa Surah Alfatihah merupakan surah pertama yang diturunkan secara utuh sebanyak tujuh ayat. Pendapat beliau ini berdasarkan alasan sebagai berikut:
a. Surah Al-Fatihah berarti pembukaan. Hal itu menunjukkan posisinya berada di permulaan mushaf Al-Quran.
b. Kandungan Surah Al-Fatihah itu lengkap, yaitu mencakup segala isi AL-Quran sehingga disebut  sebagai Ummul Kitab (Induk Al-Quran).

2. Ayat dan Surah Yang Terakhir Diturunkan

Ulama tafsir pada umumnya berpendapat bahwa ayat Al-Quran yang terakhir diturunkan kepada Nabi Muhammad saw adalah ayat 3 dari Surah Al-Maidah.

Ayat tersebut turun di Arafah ketika Nabi Muhammad saw sedang menunaikan Haji Wada (haji penghabisan atau perpisahan), yaitu haji yang terakhir bagi beliau. Disebut demikian karena setelah 81 hari kemudian, beliau wafat. 

Turunnya ayat terakhir kepada Nabi Muhammad saw ini memberikan isyarat bahwa proses penurunan Al-Quran telah selesai. Al-Quran telah sempurna diturunkan Allah swt sebagai pedoman hidup bagi ummat manusia. Karena Al-Quran telah lengkap, berarti tidak ada atau tidak diperlukan lagi sebuah kitab suci lagi. Selain bukti paling nyata, Al-Quran mampu bertahan selama 1.400 tahun lebih dihadapkan pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Adapun surah yang terakhir diturunkan secara lengkap kepada nabi Muhammad saw menurut hadits yang diriwayatkan Muslim yang diterima dari Ibnu Abbas adalah Surah An-Nasr (pertolongan) yang berjumlah tiga ayat. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Wahyu Pertama dan Terakhir Diturunkan Kepada Nabi Muhammad Saw"

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan santun dan sesuai tata krama kebijakan Google