Pembagian Dan Pengertian Hadits; Hadits Mutawatir, Hadits Ahad, Hadits Sahih, Hadits Hasan, Hadits Daif

Caratotal.com_Para ulama hadits telah berusaha membagi hadits ditinjau dari berbagai aspeknya. keseluruhan pembagian hadits itu disamping bertujuan untuk memudahkan klasifikasinya, juga untuk memperoleh keyakinan tentang sejauh mana bobot hadits tersebut. Jika hadits itu benar-benar berasal dari Nabi Muhammad saw, tidak ada alasan untuk tidak mengamalkannya.

Hadits Ditinjau Dari Segi Kuantitasnya

Berdasarkan pendapat ulama, ditinjau dari kuantitasnya (Jumlah Rawi), hadits dibagi dua, yaitu hadits mutawatir dan hadits ahad.
Berikut ini akan dibahas pembagian hadits diatas secara lebih rinci:


Hadits Mutawatir 

Mutawatir menurut bahasa berarti muttabi' atau muttatabi'. artinya, yang datang berturut-turut dengan tidak ada jaraknya. menurut istilah hadits mutawatir adalah hadits tentang sesuatu yang disampaikan oleh sejumlah besar perawi. menurut kebiasaan, mustahil mereka berkumpul dan bersepakat untuk berdusta atau melakukan kebohongan.

Hadits Ahad

Menurut bahasa ahad atau wahid berarti satu. Khabar ahad/wahid adalah sesuatu berita yang disampaikan satu orang. menurut istilah, hadits ahad adalah hadits yang tidak memenuhi syarat hadits mutawatir. Hadits ahad dibagi menjadi dua, yaitu hadits masyhur dan gairu masyhur.

1. Hadits Masyhur

Mashur berasal dari kata syahara, yasyhuru, syahran yang berarti al-ma-ruf bainan-nas (yang terkenal di kalangan sesama manusia). menurut istilah, hadits masyhur adalah hadits yang disampaikan orang banyak, tetapi jumlahnya tidak sebanyak perawi hadits mutawatir. Dengan kata lain, hadits masyhur adalah hadits yang yang diriwayatkan tiga orang atau lebih, tetapi perawinya tidak sampai sejumlah hadits mutawatir.

2. Hadits Gairu Masyhur

Hadits gairu masyhur terbagi menjadi dua, yaitu hadits aziz dan garib.

  • Hadits Aziz, Menurut bahasa Aziz berarti yang mulia atau yang kuat dan juga berarti jarang. menurut istilah, hadits aziz adalah ahdits yang diriwayatkan dua orang perawi walaupun dua orang perawi itu berada dalam satu tingkatan.
  • Hadits Garib, Garib menurut bahasa berasal dari kat garaba, yagribu, yang berarti menyendiri, asing, jauh atau terpisah. Menurut istilah, hadits garib adalah hadits yang diriwayatkan satu orang perawi (sendirian) pada tingkatan manapun.

Hadits Ditinjau Dari Segi Kualitasnya

Ditinjau dari segi kualitasnya, hadits dibagi menjadi tiga, yaitu hadits sahih, hadits hasan, dan hadits daif.

a. Hadits Sahih

Menurut bahasa sahih berarti yang sehat, yang selamat, yang benar, yang sah, atau yang sempurna. menurut istilah, hadits sahih adalah hadits yang disandarkan kepada Nabi Muhammad saw. sanadnya bersambung; diriwayatkan oleh perawi yang adil dan dabit; diterima pura dari perawi yang adil dan dabit hingga akhir sanad tidak ada kejanggalan dan tidak ber-illat (cacat).
Berdasarkan pengertian di atas, maka hadits sahih harus memenuhi syarat-syarat berikut:

  • Sanadnya bersambung dari perawi pertama sampai perawi terakhir;
  • Diriwayatkan perawi yang adil;
  • Diriwayatkan perawi yang dabir;
  • Tidak ada cacat (illat)
  • Tidak ada kejanggalan (syaz) maksudnya hadits itu tidak bertentangan dengan hadits lain yang sudah diketahui tingkat kualitasnya kesahihannya.

b. Hadits Hasan

Menurut bahasa, hadits hasan berarti hadits yang baik. Menurut istilah, hadits hasan adalah hadits yang diriwayatkan perawi yang adil, kurang kuat ke dabit-annya, sanadnya bersambung, tidak mengandung illat, dan tidak syaz.
Syarat-syarat untuk menjadi hadits hasan adalah sebagai berikut:

  • Perawinya adil;
  • Ke-dabit-an perawi berada di bawah perawi hadits sahih;
  • Sanad-nya bersambung dari perawi pertama sampai terakhir; 
  • Tidak ada illat;
  • Tidak syaz.

c. Hadits Daif

Menurut Bahasa, daif berarti lemah. Hadits daif berarti hadits yang lemah. Menurut istilah, hadits daif addalah hadits yang di dalamnya tidak terdapat syarat-syarat hadits sahih dan hadits hasan. Hadits daif juga berarti yang kurang salah satu syarat dari syarat hadits sahih dan hadits hasan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pembagian Dan Pengertian Hadits; Hadits Mutawatir, Hadits Ahad, Hadits Sahih, Hadits Hasan, Hadits Daif"

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan santun dan sesuai tata krama kebijakan Google