Kunci Rahasia Ketuhanan Menurut Imam Al-Ghazali

Caratotal.com - Zikir-zikir, Shalat dan Doa adalah merupakan kunci rahasia Ketuhanan, sebagai pekerjaan suluk yang dikerjakan oleh para salik. Taftazani menerangkan: "Apabila seseorang telah mencapai akhir pekerjaannya ilallah dan fillah, pasti ia akan tenggelam dalam lautan tauhid dan irfan, sehingga pasti zatnya selalu dalam pengawasan zat Tuhan ketika itu orang tersebut fana dan lenyap dalam suatu keadaan "masiwallah" apa yang bersifat bukan Tuhan. Ia tidak melihat dalam wujud alam ini kecuali Allah, fana dalam tauhid ini sebenarnya sudah disindirkan dalam sebuah Hadits: Orang-orang Muttaqarribin tidak dapat mendekati Tuhan hanya dengan menjalankan segala ibadah yang diperlukan, tetapi mereka dapat mendekatinya dengan memperbanyak ibadah sunnat, demikian banyaknya hingga Tuhan mencintainya dan apabila Tuhan mencintainya, pendengaran Tuhan menjadi pendengarannya dan pandangan Tuhan menjadi pandangannya, jalin menjalin.

Dan oleh karena itu tariq, ilmu, irfan keadaan jamal dan kamal, berjalin menjadi satu dan apabila ia sudah menjadi satu, tidak ada algi leweng pada permulaan dan kesudahannya. Seluruh alam tidak dapat mengubah lagi sesuatu yang sudah merupakan hasil daripada rahasia Tuhan itu".


Dari hasil riadha dan mujahadah itulah mereka memperoleh kasyaf (terbuka tabir rahasia) dan mereka itu menjadilah Waliullah. Wali-wali Allah yang memperoleh kasyaf dengan segala Alam luas di langit di bumi serta segala kunci rahasia Ketuhanan adalah diperolehnya di dalam zikir atau dalam shalat. Lebih-lebih di dalam sujud, karena seorang hamba, mendekati Tuhannya ketika sujud. Dari itu Firman Allah :

       " Dan sujudlah dan dekatkanlah diri kepada Allah"

Dalam sebuah Hadits menyebutkan:

"Bahwa hamba apabila berdiri pada shalat, maka diangkatkan Allah akan tabir (hijab) antaranya dan hambanya". 

Tuhan menghadapkan wajahnya kepada hambanya. Dan berdirilah para malaikat dari sejak kedua bahunya sampai ke udara, bershalat mereka itu dengan shalatnya dan mengucapkan Aamin atau doanya.

Bahwa orang mengerjakan shalat itu, bertaburanlah ke atasnya kebajikan dari puncak langit sampai kepada belahan kepalanya. Dan memanggillah seorang pemanggil: Jikalau tahulah orang yang bermunajat ini dengan ia bermunajat niscaya tidaklah berpaling pikirannya kepada yang lain. Bahwa segala pintu langit itu dibukakan orang yang mengerjakan shalat. Dan Allah Azza wajallah berbangga kepada para Malaikat dengan hambanya yang shalat itu".

Dalam taurat, tertulis:

"Hai anak Adam, janganlah engkau merasa lemah berdiri di hadapanku, sebagai orang bershalat dengan tangisan. Akulah Allah yang mendekati hatimu dengan ghaib, engkau melihat akan aku"

Demikianlah Kunci Rahasia Ketuhanan menurut Imam Al-Ghazali.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kunci Rahasia Ketuhanan Menurut Imam Al-Ghazali"

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan santun dan sesuai tata krama kebijakan Google